Ambon, 14 Oktober 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Ambon melaksanakan serangkaian kegiatan pengawasan faktor risiko kesehatan lingkungan melalui Survei Faktor Risiko Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta pembagian masker kepada masyarakat sebagai upaya perlindungan kesehatan dari dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA).
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 13–14 Oktober 2026, dengan menyasar sejumlah lokasi di Kota Ambon, meliputi wilayah Desa Laha, Desa Tawiri, serta kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BKK Kelas I Ambon dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran penyakit, memperkuat pengawasan faktor risiko kesehatan lingkungan, serta memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah sekitar pintu masuk dan kawasan pelabuhan.
Hari Pertama: Survei Faktor Risiko DBD dan Pembagian Masker di Desa Laha dan Tawiri
Pada Selasa, 13 Oktober 2026, kegiatan dilaksanakan di wilayah Desa Laha dan Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.
Dalam pelaksanaannya, petugas BKK Kelas I Ambon melakukan survei faktor risiko penyakit DBD melalui pengamatan kondisi lingkungan dan pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan salah satu vektor utama penularan penyakit DBD.

Kegiatan survei bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan jentik nyamuk serta kondisi lingkungan yang dapat mendukung perkembangbiakan vektor penyakit. Hasil pengamatan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit tular vektor.
Selain pelaksanaan survei, petugas juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kualitas udara yang berpotensi terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Ambon.
Pembagian masker menjadi salah satu langkah perlindungan kesehatan, mengingat paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, serta memperburuk kondisi kesehatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan penderita penyakit pernapasan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, serta menerapkan langkah-langkah perlindungan diri ketika kualitas udara memburuk.
Hari Kedua: Kegiatan Berlanjut di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Rabu, 14 Oktober 2026, dengan mengambil lokasi di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Sebagai salah satu pintu masuk utama transportasi laut dan pusat aktivitas masyarakat di Kota Ambon, kawasan pelabuhan memiliki peran strategis dalam upaya pengawasan dan pengendalian faktor risiko kesehatan.
Pada kegiatan hari kedua, petugas BKK Kelas I Ambon kembali melaksanakan survei faktor risiko DBD melalui pengamatan lingkungan dan pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.
Pengawasan ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan penyakit tular vektor di kawasan pelabuhan, mengingat tingginya aktivitas dan mobilitas manusia serta barang yang berlangsung di wilayah tersebut.
Selain survei, kegiatan pembagian masker turut dilakukan sebagai langkah promotif dan preventif untuk meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, pekerja pelabuhan, dan pengguna jasa pelabuhan dari potensi dampak paparan kabut asap KARHUTLA.
Melalui kegiatan tersebut, BKK Kelas I Ambon berupaya mendorong kesadaran bersama mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan masker yang sesuai ketika udara berasap, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan pelabuhan.
Penguatan Upaya Pencegahan dan Pengendalian Faktor Risiko Penyakit
Pelaksanaan survei faktor risiko DBD dan pembagian masker selama dua hari ini mencerminkan pendekatan pencegahan penyakit yang dilakukan secara terpadu melalui pengawasan lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Dalam pencegahan DBD, keberadaan tempat penampungan air, barang bekas yang dapat menampung air hujan, serta kondisi lingkungan yang memungkinkan nyamuk berkembang biak perlu mendapatkan perhatian bersama.
Masyarakat diimbau untuk terus menerapkan langkah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Sementara itu, dalam menghadapi potensi dampak kabut asap KARHUTLA, masyarakat diharapkan dapat membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi yang sesuai, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan atau gangguan kesehatan lainnya.
Upaya pencegahan tersebut memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, baik pemerintah, pengelola kawasan pelabuhan, maupun masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari faktor risiko penyakit.
Momentum HKN ke-62 untuk Meningkatkan Perlindungan Kesehatan Masyarakat
Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-62 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi BKK Kelas I Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang kekarantinaan kesehatan.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 13–14 Oktober 2026, BKK Kelas I Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya transformasi kesehatan, khususnya melalui penguatan kegiatan promotif, preventif, surveilans, serta pengawasan faktor risiko penyakit di wilayah kerja.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pembagian masker dan pengamatan faktor risiko DBD, tetapi juga meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Ke depan, BKK Kelas I Ambon akan terus berupaya memperkuat pengawasan faktor risiko kesehatan, meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
Dengan semangat Hari Kesehatan Nasional ke-62 Tahun 2026, BKK Kelas I Ambon mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan sehat, pelabuhan sehat, dan masyarakat yang terlindungi dari berbagai ancaman penyakit.
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Ambon
Website: https://bkkambon.com
Instagram & TikTok: @bkk.ambon
Humas BKK Kelas I Ambon
Views: 26
