
๐ง๐ณโโ๏ธ 1. Informasi Jemaah Calon Haji
- Total Jemaah: 303 orang
- Laki-laki: 125 orang (41%)
- Perempuan: 178 orang (59%)
๐ 2. Informasi Kloter dan Asal Daerah
- Nomor Kloter: 26
- Distribusi Asal Daerah:
- Ambon: 8 orang
- SBT (Seram Bagian Timur): 102 orang
- Buru: 3 orang
- SBB (Seram Bagian Barat): 1 orang
- Bursel (Buru Selatan): 49 orang
- Maluku Tengah: 140 orang
๐ฅ 3. Pelayanan Kesehatan Jemaah Calon Haji
a. Status Kesehatan
- Sehat: 44 orang
- Risiko Tinggi: 259 orang
b. Kategori Risiko Tinggi
- Laki-laki: 105 orang
- Perempuan: 150 orang
c. WUS (Wanita Usia Subur): 39 orang
d. Poliklinik
- Laki-laki: 12 kunjungan
- Perempuan: 11 kunjungan
e. Rujukan
- Laki-laki: 0
- Perempuan: 0
f. Layanan Laboratorium: 1 jamaah
g. Penggunaan Kursi Roda
- Bawa sendiri: 0
- butuh: 11 unit
h. Status Laik Terbang
- Laik: 303 orang
- Tidak Laik: 0 orang
- Tidak Laik (Rincian):
- Tunda: 0
- Batal: 0
๐ 4. Data 5 Penyakit Tertinggi
a. Laki-laki
- Essential (Primary) Hypertension โ 54 kasus
- Disorders of lipoprotein metabolism and other lipidaemia โ 20 kasus
- Dyspepsia โ 17 kasus
- Hyperlipidaemia โ 15 kasus
- Non-insulin-dependent diabetes mellitus โ 13 kasus
b. Perempuan
- Essential (Primary) Hypertension โ 84 kasus
- Disorders of lipoprotein metabolism and other lipidaemia โ 32 kasus
- Obesity โ 30 kasus
- Hyperlipidaemia โ 27 kasus
- Dyspepsia โ 20 kasus
Hipertensi primer menjadi penyakit terbanyak di kedua gender, menunjukkan dominasi penyakit tidak menular terkait gaya hidup.
๐งผ 5. Pengendalian Risiko Lingkungan
Semua komponen memenuhi syarat, yaitu:
- Sanitasi Asrama Haji
- Sanitasi Catering
- Sampel Makanan
โ๏ธ 6. Informasi Keberangkatan
- Hari/Tanggal: Senin, 19 Mei 2025
- Rute: Ambon โ Makassar
- Waktu: 12.00 WIT
- Penerbangan:
- Flight 1: JT 3787
- Flight 2: JT 3879
๐ Kesimpulan Analisis
- Jumlah jemaah Kloter 26 adalah 303 orang, dengan proporsi perempuan (59%) lebih banyak dibanding laki-laki.
- Risiko kesehatan tinggi ditemukan pada mayoritas jemaah (252 orang atau 83%), dominan oleh hipertensi dan kelainan metabolik.
- Semua jemaah dinyatakan Laik Terbang, tanpa kasus penundaan atau pembatalan.
- Aspek sanitasi dan keamanan pangan dinilai baik dan telah memenuhi syarat.
- Penggunaan kursi roda menunjukkan perhatian terhadap jemaah yang membutuhkan bantuan mobilitas.
